Ruang Pemandian Jenazah
Dalam perawatan jenazah, khususnya pemandian jenazah, ada hal yang harus kita perhatikan, yaitu Aurat mayyit.
Dengan alasan apapun kita tidak diperkenankan melihat aurat si mayyit. Baik pada saat persiapan, pemandian, dan pengkafanan.
Maka perlu diingatkan oleh kita semua, hal-hal yang mencegah/meminimalisir kemungkinan terlihatnya aurat mayyit, yaitu:
1. Orang yang merawat jenazah, hendaknya orang yang memahami pentingnya menjaga aurat.
2. Jumlahnya tidak lebih dari 3 orang.
3. Siapkan penutup tubuh yang sesuai dengan besar jenazah.
4. Lakukan perawatan diruang khusus, atau tepat yang lapang, yang dimodifikasi agar terhindar dari pandangan mata, baik dari atas, samping (belakang, depan, kanan dan kiri, bila bukan dalam ruangan maka dalam area khusus yang diberi penutup).
Contoh ruangan khusus jenazah:



Kita lihat di atas ruang utama pemandian jenazah yang diberi sekat-sekat.
Pada gambar di atas juga tampak, betapa bersihnya ruangan untuk memandikan. Rapih, terang, semua tampak tertata dan tidak tampak sedikitpun sampah atau kotoran.
Hal ini penting karena:
1. Islam cinta kebersihan.
2. Mengubah citra tempat memandikan adalah tempat yang suram dan menyeramkan.
3. Memudahkan bagi pelaksana atau orang yang memandikan jenazah.
4. Enak dipandang mata.
Semoga bermanfaat
-
Terkini
- Hikmah Ilahi di Balik Musibah Gempa Bumi dan Tsunami
- Pelipur Lara Saat Musibah dan Bencana
- Menyelisik Kehidupan di Alam Kubur
- Rangkuman artikel menyambut bulan suci Ramadhan 1431 (update 09/08/2010)
- Carilah Bekal Akhiratmu di Bulan yang penuh Berkah!
- Jauhilah Sifal-sifat Munafik
- Shalat Jenazah
- Doa (Shalat Jeazah) untuk Mayat Anak Kecil
- Doa dalam Shalat Jenazah
- Keutamaan menshalatkan jenazah
- Persiapan sebelum Memandikan Jenazah
- Adab saat Merawat Jenazah
-
Tautan
-
Arsip
- November 2010 (2)
- Oktober 2010 (1)
- Agustus 2010 (3)
- Mei 2010 (43)
- Maret 2010 (7)
- Februari 2010 (1)
- Januari 2010 (5)
- Desember 2009 (1)
- November 2009 (32)
- Mei 2009 (8)
- Maret 2009 (1)
- Januari 2009 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS