Sarana Informasi Rawat Jenazah Muslim

Mengejar Pahala, Mengharap Wajah Allah Ta'ala, media informasi perawatan jenazah syar'i, persiapan merawat jenazah, memandikan dan mengkafaninya.

Keutamaan menshalatkan jenazah

Keutamaan menshalatkan jenazah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan: “Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, bersabda:

مَنْ شَهِدَ الْجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلَّي فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ شَهِدَ حَتَّى تُدْفَنَ كَانَ لَهُ قِيرَاطَانِ قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ

“Barang siapa yang menghadiri jenazah, hingga jenazah itu dishalatkan, maka ia mendapat pahala satu qirath. Dan barang siapa yang menghadiri jenazah hingga dikuburkan, maka ia mendapat dua qirath. Ada yang bertanya, “Seperti apa dua qirath itu?” Rasulullah $ menjawab, “Seperti dua gunung yang besar”. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

31 Mei 2010 Posted by | Pandangan Syariat, Seputar Ziarah Kubur, Shalat Jenazah | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Persiapan sebelum Memandikan Jenazah

Berikut hal hal yang harus dipersiapkan sebelum memandikan jenazah :

1.      Tempat memandikan
2.      Ember, gayung, dan Air
3.      Kapas
4.      Kapur barus atau kamfer
5.      Daun Bidara/ Sidr
6.      Kaos tangan karet 7-8 buah dan sarung tangan kain sesuai dengan jumlah petugas yang memandikan.
7.      Kain penutup mayat 5-6
8.      Handuk dan waslap
9.      Bila dibutuhkan sebagai tambahan: Sabun (lebih baik cair), Shampoo, Cutton buds.
10.     Gunting
11.     Minyak wangi.
12.     Masker/penutup hidung

13.    Tempat sampah untuk membuang kotoran atau sampah.

14.    Kafan menyesuaikan keadaan dan  jenis kelamin jenazah.

31 Mei 2010 Posted by | Pelatihan Rawat Jenazah, Pemandian Jenazah, Pengkafanan Jenazah, Perawatan Jenazah | , , , , , , | 1 Komentar

Adab saat Merawat Jenazah

Berikut beberapa adab saat melakukan perawatan jenazah:
1.      Menutupi atau tidak melihat auratnya
2.      Tidak memandikan langsung dibawah langit
3.      Yang memandikan harus orang yang terpercaya dan memahami ilmu perawatan jenazah secara syariat.
4.      Tidak dihadiri oleh selain yang memandikan
5.      Tidak membicarakan auratnya apalagi cacat badannya
“ Barangsiapa memandikan mayat lalu tidak menyiarkan keburukan mayit maka dikeluarkanlah dosa-dosanya seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya (HR Ibnu Majah)
6.      Wajah menghadap kiblat
7.      Lembut dalam setiap urusan
8.      Melapisi tangan dengan kain untuk sarung tangan.

31 Mei 2010 Posted by | Pandangan Syariat, Perawatan Jenazah | , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Doa Saat Tertimpa Musibah

DOA ORANG YANG TERTIMPA MUSIBAH

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللَّهُمَّ أُجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا.

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (di hari Kiamat). Ya Allah! Berilah pahala kepadaku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibahku).”

31 Mei 2010 Posted by | Pandangan Syariat, Tauhid | , , , , | 1 Komentar

Saat Tertimpa Musibah

Dalam keadaan tertimpa musibah, apakah itu sakit, kecelakaan ataupun hal yang tidak kita sukai dan merugikan kita, maka jangan lupa dan jangan salah ucap. Ingat Allah yang telah berfirman:

وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ. الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun” Mereka itulah orang-orang yang mendapat sholawat dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (Surat Al Baqarah: 155 – 157).

Insya Allah ada hikmahnya, dan semoga Allah Ta’ala berikan pengganti yang semisal atau bahkan yang lebih baik.

31 Mei 2010 Posted by | Pandangan Syariat, Pengingat Kematian, Tauhid | , , , | 1 Komentar

Mempersiapkan Perawatan Jenazah

Sebelum kita memulai perawatan jenazah saudara kita seiman, perlu kita perhatikan hal-hal dibawah ini, yaitu:

1. Siapkanlah seluruh perlengkapan untuk memandikan dan mengkafani.

2. Siapkan ruangan tertutup (bila tidak ada ruangan khusus maka tanah lapang yang dimodifikasi pun jadilah, lihat pada bagian ini)

3. Siapkan meja untuk memandikan dan mengkafani.

4. Siapkan air bersih secukupnya. Minimal untuk 3 bagian air memandikan, yaitu air untuk campuran daun bidara atau sidr, air bersih / tanpa campuran, dan air untuk campuran kamfer/kafur.

5. Siapkan aliran agar air bekas memandikan dapat terbuang dengan baik tanpa mengenai orang yang memandikan. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyakit menular akibat memandikan jenazah.

6. Cek dengan baik fisik jenazah yang akan dimandikan, terutama tinggi dan lebar jenazah. jenazah yang gemuk tentu membutuhkan kain kafan yang lebih dari pada yang kurus.

7. Khusus jenazah yang meninggal karena sakit, pastikan jenis sakitnya. Bila parah dan mungkin menular lakukan perawatan jenazah pada ruangan khusus sebagaimana yang ada di rumah sakit. Untuk perlakuan pengamanan bagi yang memandikan pun menyesuaikan.

8. Cari petugas yang mampu, amanah, dan mengetahui tuntunan syariat yang benar dalam merawat jenazah.

9. Jangan lupa, siapkan tempat sampah khusus saat perawatan jenazah. Semoga bermanfaat

31 Mei 2010 Posted by | Pelatihan Rawat Jenazah, Perawatan Jenazah, Teknik Medis Rawat Jenazah | , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Mengajar Orang yang Akan Meninggal Dunia

52- MENGAJARI ORANG YANG AKAN MENINGGAL DUNIA

153- مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ.

153. Barangsiapa yang akhir perkataan-nya adalah: Laa ilaaha illallaah, akan masuk Surga.

(Dikutip dari terjemah Kitab Hisnul Muslim, karya Sa’id Wahf al Qahthani – Edisi Indonesia Kumpulan Doa dari Al Quran dan Hadits (I))

31 Mei 2010 Posted by | Pengingat Kematian, Saat Kita Sakit, Tanda-Tanda Kematian | , , , , , | Tinggalkan komentar

Doa Orang Sakit yang Tidak Ada Lagi Harapan untuk Sembuh

51- DOA ORANG SAKIT YANG TIDAK ADA LAGI HARAPAN UNTUK HIDUP TERUS

150- اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَأَلْحِقْنِيْ بِالرَّفِيْقِ اْلأَعْلَى.

150. “Ya Allah, ampunilah dosaku, be-rilah rahmat kepadaku dan pertemukan aku dengan Kekasih Yang Maha Tinggi.”

151. Nabi Muhammad (Shallahu ‘alaihi Wasallam) memasukkan kedua ta-ngannya ke dalam air, lalu diusapkan ke wajahnya dan beliau bersabda:

151- لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ إِنَّ لِلْمَوْتِ لَسَكَرَاتٍ.

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, sesungguhnya mati itu mempunyai sekarat.”

152- لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.

152. “Tiada Tuhan yang berhak disem-bah selain Allah, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, bagiNya keraja-an dan bagiNya pujian. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Tidak ada daya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah.”

(Dikutip dari terjemah Kitab Hisnul Muslim, karya Sa’id Wahf al Qahthani – Edisi Indonesia Kumpulan Doa dari Al Quran dan Hadits (I))

31 Mei 2010 Posted by | Saat Kita Sakit | , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Keutamaan Berkunjung kepada Orang Sakit

KEUTAMAAN BERKUNJUNG KEPADA ORANG SAKIT

149- قَالَ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.

149. Rasulullah (Shallahu ‘alaihi Wasallam) bersabda: “Apabila seorang laki-laki berkunjung kepada saudaranya yang muslim, maka sea-kan-akan dia berjalan di kebun Surga hingga duduk. Apabila sudah duduk, maka dituruni rahmat dengan deras. Apabila berkunjung di pagi hari, maka tujuh puluh ribu malaikat akan mendoa-kannya, agar mendapat rahmat hingga sore. Apabila berkunjung di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat akan mendoakannya agar diberi rahmat hingga pagi.”

31 Mei 2010 Posted by | Pengingat Kematian, Saat Kita Sakit | , , | Tinggalkan komentar

Doa apabila Berkunjung Kepada Orang yang Sakit

49- DOA APABILA BERKUNJUNG KEPADA ORANG YANG SAKIT


147- لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ.

147. “Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, insya Allah.”

148- أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ. (7×)

148. “Aku mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan yang menguasai arasy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu”

31 Mei 2010 Posted by | Pengingat Kematian, Saat Kita Sakit | , , , | Tinggalkan komentar